Sabtu, 25 Mei 2013

[Review] Love Command: The First Fall - Janice Nathania

Diposting oleh Fhily Anastasya di 13.14
Judul Buku: Love Command: The First Fall
Penulis: Janice Nathania
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 272 halaman
Genre: Teenlit
Novel Indonesia

  Sinopsis :
Wasiat sang bunda dan bros pemberian Ayi—bocah dari ingatan masa kecilnya—membawa Shilla ke Jakarta, tempat kehidupannya berubah. Siapa sangka ia malah terdampar di kediaman mewah keluarga yang kaya raya, dan akhirnya bekerja di sana? Hari-hari Shilla pun tambah berwarna berkat kakak-beradik Luzardi: Arya yang tampan dan baik hati serta selalu ada untuknya, dan Ryo yang arogan dan suka seenaknya. Belum lagi perseteruannya dengan Bianca “Queen Bi”, yang selalu menganggap Shilla saingan terberat dalam memperoleh perhatian Ryo.

Ketika mendapati lambang di rumah keluarga Luzardi serupa dengan brosnya, Shilla yakin bahwa Ayi-nya berada di sana. Namun siapa di antara kakak-beradik itu yang merupakan Ayi? Dan kini di tengah pencariannya, Shilla malah dihadapkan pada perasaan tak menentu terhadap keduanya...

***



Ashilla Rayanda seorang gadis belia tinggal di sebuah Desa sepeninggal Ibunya merantau ke Jakarta. Berbekal sebuah alamat yang ditinggalkan berserta bross pemberian Ayi—teman masa kecilnya. Awal pertama ke Jakarta ia malah terdampar di sebuah rumah milik keluarga Luzardi dan harus menerima kenyataan menjadi “Babu” di rumah seseorang yang arogan bernama Aryo atau yang biasa dipanggil Ryo. Tuan muda yang satu itu angkuh, sombong dan lain sebagainya. Apalagi first meet-nya dengan Shilla sangat buruk. Shilla menjadi “babu” karena tidak ada pilihan lain. Jadi babu atau terlantar di Jakarta. Karena ia sendiri belum mengerti kenapa ibunya memberikan alamat itu padanya.

Shilla baru saja menyadari kalau ternyata bross pemberian Ayi itu sama seperti lambang yang dikenakan oleh seluruh pembantu, bahkan seragam yang diberikan padanya. Berarti Ayi-nya ada di situ? Untuk apa Ayi di situ? Bukankah ini seperti neraka? Tinggal serumah dengan cowok arogan seperti Ryo?

Di sisi lain, ketika Deya—teman pembantunya menyuruhnya membawakan handuk kepada Tuan mudanya Shilla merasa takut. Karena akan berhadapan dengan Ryo lagi. Tapi... ternyata Shilla malah berhadapan dengan Arya sosok tuan muda yang berbanding seratus delapan puluh derajat dengan Ryo. Arya omongannya lebih halus dan terutama murah senyum.

Semakin lama di rumah keluarga Luzardi menghadapi sikap dua orang yang berbeda ini. Membuat Shilla terperangkap pada sebuah gejolak aneh. Apalagi ketika Shilla harus satu sekolah dengan Ryo (karena perkataan Arya yang katanya pembantu dibawah umur harus mengecap pendidikan itu aturan turun-temurun di keluarga Luzardi). Satu demi satu masalah mulai muncul. Apalagi ketika si Bianca yang mungkin bisa dikatakan Ryo versi wanita. Sang ‘drama queen’ dengan barang-barang bermerk mengelilingi tubuhnya. Yang memuja Ryo mati-matian tetapi selalu tidak mendapat tanggapan dari Ryo. Hadirnya Shilla membuat dia merasa terancam untuk mendapatkan Ryo!

Arya harus kembali ke Paris (karena mandat dari orang tuanya, dan orang tuanya juga tinggal di Paris) membuat Shilla dengan sebuah perasaan yang sedang tumbuh pada Arya menjadi galau. Menyadari bahwa sebentar lagi ia tidak akan melihat senyum Arya lagi. Menerima kenyataan bahwa ia harus hidup dengan wajah arogan Ryo! Siapa sangka kepergian Arya malah membuat babak baru pada Ryo dan Shilla. Sebuah momen di atas bianglala dimana Shilla menangis dalam rengkuhan Ryo untuk Arya. Menyadarkan Ryo bahwa ia memiliki perasaan lebih untuk gadis yang sedang berada di dalam rengkuhannya itu. Dan untuk pertama kalinya ada gadis lain, selain Mai—seseorang yang mengajarkannya pada “kasih” karena dia memang kekurangan kasih sayang dari kedua orang tuanya—menyusup ke dalam hatinya.

Lalu bagaimana dengan Arya? Bagaimana dengan perasaan Shilla dan bagaimana kelanjutan perasaan Ryo pada Shilla? Dan... bagaimana jika seseorang bernama Patra datang menyusup ke kehidupan Shilla? Patra seorang teman baru bagi Shilla yang dikenalkan oleh Devta dan Ifa—teman-temannya semenjak masuk sekolah. Patra yang selalu memberikan lelucon dan pengandaian untuk Shilla. Namun diam-diam menyimpan perasaan kepada Shilla. Tapi juga yang membuat Shilla mampu menerjemahkan “Ombak dan Badai” untuknya dan Ryo.

Lalu kepada siapakah “firs fall” Shilla. Apakah Arya, Ryo, atau Patra? Atau mungkin kepada sahabat kecilnya “Ayi”?

***

Awal ceritanya sih klise seperti “Si Kaya” dan “Si Miskin”, Penolong masa kecil, Lelaki tampan disekitar yang membuat dillema, seorang gadis antagonis yang merasa dia penganggu. Katakanlah banyak novel/film/sinetron semacam itu saat ini. Kata penulisnya juga memang terinspirasi dari K-Drama BBF dan Kitchen Princess ceritanya. Jadi jangan heran jika kalian menemukan agak sedikit kemiripan. Karena udah baca versi fanfictionnya jadi udah gak ke-ikut lagi dalam tebak-tebakan siapa “Ayi” itu. Mungkin buat yang biasa baca cerita model begini bakal ketebak dari awalnya walaupun belum baca ff-nya. Hm... tapi katanya ini bakalan dijadikan trilogi yah? Karena ceritanya belum sampe setengah part versi ff-nya. Di Novel yang pertama ini Ayi belum terbongkar, Arya gak jelas nasibnya. Walaupun Ryo dan Shilla akhirnya jadian juga... tapi saya tahu itu belum eksekusinya.

Sebenarnya rada kaget juga pas ini genre-nya teenlit karakternya emang cewek yang masih tergolong teen. Tapi... ending-ending-nya yang mungkin nanti ditrilogikan ada tunangan-tunangan, dan konfliknya rada sedikit runyam kalau dikategorikan teenlit juga bahasanya “agak berat” untuk teen hmm... tapi gak tahu ding. Hehehe. Pas lihat pertama kali di GR halamannya cuman 200-an agak kaget. Secara di-blog penulisnya sampe part 35 masa cuma 200-an lembar? Saya kira triloginya bersambung pas di-ending ff itu. Jadi kehidupan setelah menikah makanya gak nyambung sama genre teenlit. Namun setelah novelnya keluar... oh. Ternyata 35 part itu dibagi menjadi 3 bagian.

Kalau menurut saya (pribadi—dan tanpa bermaksud menjatuhkan atau apa) bahasanya mungkin agak “sedikit” berat untuk kaum teen. Soalnya pada first fall ini ‘lumayan’ banyak kata-kata hiasan/hiperbola pada kalimat normal(?)—apalagi seri selanjutnya (yang saya baca juga banya kata-kata hiasan meski gak sebanyak Raksasa dari Jogja (?)). Dan saya orang yang “tidak terlalu menikmati hiperbola”—kecuali saat-saat tertentu. Jadi satu kalimat itu kadang harus saya baca dua kali untuk pemastian (atau mungkin karena otak saya sedang tidak prima). Tapi tidak apa, mungkin itu bisa jadi ciri khas penulis.

Sama seperti saya tidak begitu menyukai novel teenlit fenomenal seperti Trilogi Jingga Untuk Matahari. Saya juga sekarang sedang tidak berminat pada novel teenlit. Mungkin lebih ke penasaran dengan wujud fisik novel yang berawal dari ff ini. Makanya membaca novel yang satu ini. Apalagi penulisnya memakan waktu 2 tahun (kalau gak salah) menyelesaikan novel ini dengan tuntutan tetek-bengek dari para pembacanya tentu merasa tertekan—saya juga merasakannya #abaikan. Saya cukup menikmatinya (tapi tetap saja masih banyak pertanyaan di dalamnya)

Untuk first fall, saya suka Patra dengan segala pengandaiannya yang berbobot (?)—tapi tidak mengalahkan jagoan-jagoan “badboy” di fiksi dewasa #abaikan #nggakpenting waks. Saran aja sih buat penulisnya, kan mereka kakak-adik Arya sama Aryo. Kenapa Ryo harus dipanggil Ryo? Dan Arya gak disingkat agak ganjal sih. Ary misalnya. Supaya jadi Ary dan Ryo ;;) supaya pembaca lebih bingung menentukan Ayi sebenarnya siapa (?) *lho.

Well 3 stars ;)
1 star buat usaha penulisnya yang udah menyelesaikan novelnya karena saya tahu menyelesaikan novel itu nggak gampang + 2 stars standard bintang buat teenlit yang cukup suka :) hehehe.

6 komentar:

galuuh GES mengatakan...

ceritanya bagus. itu masih ada kelanjutannya lagi gag yaa . makasih :)(galuheka)

Raisa mengatakan...

Berawal dari fanfict?:/ hemm, boleh tau Link fanfict-nya kah? Thanks a lot!^^

Anonim mengatakan...

Kapan nih lanjutanya ? Udh gak sabar nungguin :)

Anonim mengatakan...

Kapan nih lanjutannya ? Udah gak sabar pingin baca :)
Thx Tyas

Anonim mengatakan...

Reni mengatakan...
kapan lanjutannya lagi? Seru cerita nya . Cepet2 dikeluarkan yak.. hehhe

Anonim mengatakan...

fun fiction uda dhapus dari part 16-35..ckckck
yg ada cuma part 1-15 aza..sesuai dg novel yg udah terbit..

Posting Komentar

Untuk pengguna anonymous mohon cantumkan nama di akhir komentar :) Terima Kasih^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

The Montage of My Books Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review