Minggu, 16 Juni 2013

[Review] The Vow: The True Events that Inspired the Movie

Diposkan oleh Fhily Anastasya di 05.21 2 komentar
Main Title: The Vow
Sub Title: The True Events that Inspired the Movie
Author: Kim Carpenter, Krickitt Carpenter, John Perry, Dana Wilkerson
Publisher: B&H Books
Pages: 183
1st Published: February 10th 2012
ISBN:143367579X (ISBN13: 978143367579)
Genre: Non-Fiction, Memoir



Sinopsis :
Life as Kim and Krickitt Carpenter knew it was shattered beyond recognition on November 24, 1993. Two months after their marriage, a devastating car wreck left Krickitt with a massive head injury and in a coma for weeks.

When she finally awoke, she had no idea who Kim was. With no recollection of their relationship and while Krickitt experienced personality changes common to those who suffer head injuries, Kim realized the woman he had married essentially died in the accident.

And yet, against all odds, but through the common faith in Christ that sustained them, Kim and Krickitt fell in love all over again. Even though Kim stood by Krickitt through the darkest times a husband can ever imagine, he insists, “I’m no hero. I made a vow.”

Review:

But she no longer thought she was my wife: She didn't want to be mine. In the disoriented state she was in, she did not know what she wanted. I felt she had no more love for me. Just a few months after our wedding, the woman I had married seemingly hated me. And it was breaking my heart.

Philippians 4:6–9—Read and dwell on this.

Bagaimana rasanya jika seseorang yang kamu cintai dengan sepenuh hatimu terbangun dengan keadaan tidak mengenali kamu sama sekali? Feels you like a stranger?
Begitulah yang dirasakan oleh Kim, isterinya yang baru dinikahinya selama dua bulan terbangun dengan tidak mengenalnya! Setelah car accident yang mereka alami.
Bagaimana bisa? Bagaimana ia melupakan saat-saat indah yang mereka telah lalui bersama? Dan bagaimana ia bisa melupakan cara mereka untuk saling mencintai?

“Krickitt, who’s your husband?”
Krickitt looked at me again and back at the therapist. I was sure everyone could hear my heart thudding as I waited for my wife’s answer in silence and desperation.
“I’m not married.”
No! God, please!The therapist tried again, “No, Krickitt, you are married. Who’s your husband?”
She wrinkled her brow. “Todd?” she questioned.
Her old boyfriend from California? Help her remember, God!“Krickitt, please think. Who’s your husband?”
“I told you. I’m not married.”
Heartbreaking!

------

Tertarik buat baca buku ini setelah nonton The Vow sih. And I liked that movie. Terlepas yang entah mengapa Channing Tatum kalau dalam film yang saya nonton nasibnya ngenes -_-" contohnya Dear John. Dan kebetulan filmnya mengambil dua pemain dari filmnya Nicholas Sparks. Channing Tatum from Dear John and Rachel McAdams from The Notebook. Jadi setelah tahu nih film (padahal rilisnya valentine tahun lalu -_-) saya excited buat nonton. Dan baru bisa nonton tahun 2013 ini. Oke... oke... sebenarnya disini bukan untuk bahas film tapi bahas buku yang satu ini. Oh ya, ini bukan fiksi seperti novel-novelnya Nicholas Sparks... it's based on true story.
Dalam buku ini menceritakan tentang kehidupannya Kim dan Krickitt Carpenter sepasang suami isteri yang menikah pada tanggal 18 September 1993. Setelah melalui pertemuan yang berkesan, dan jalan mereka saling mencintai akhirnya mereka memutuskan untuk menikah.

Mr and Mrs Kim J. Carpenter September 18, 1993
Leo and Paige on The Vow Movie
Tapi ternyata kebahagiaan itu tak berlangsung lama. A night before thanksgiving 1993 they got an car accident. Kecelakaan yang membuat mobil mereka hancur namun hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan mereka. Walaupun dengan kehilangan ingatannya Krickitt.

Kim & Krickitt's Car after the Accident

Leo & Paige Accident on The Vow Movie
Itu membuat keadaan yang sulit bagi Kim. Dia harus belajar menerima sakit hati yang ia rasakan selama Krickitt menganggapnya sebagai orang asing. Berusaha hidup dengan keadaan Krickitt yang seperti itu. Bahkan ada masa dimana ia harus menyerah. Tapi sebagaimana ia telah bersumpah dulu ia harus membuat Krickitt merasakan 'cinta' kepadanya lagi. Bagaimanapun keadaan Krickitt sekarang dia selalu mencintainya. Tapi bagaimanakah jika ingatan Krickitt tak akan pernah kembali? Apakah ia masih tetap mampu bertahan menerima Krickitt?

God will never forget you. He says he will never leave you comfortless, and he won’t. You can’t use him up or wear him out. Hang on to him, Kim. He’s the most powerful force for good you have. He won’t forget you. So please don’t forget him

Fighting to built the whole memories
Kalau soal autobiografi seperti ini saya nggak akan membicarakan soal penulisannya melainkan makna yang ada di dalam bukunya. Dan buku ini dapat banget (mungkin pengaruh juga sih karena saya suka filmnya) bagaimana cara Kim berjuang untuk Krickitt yang walaupun tidak pernah mendapatkan ingatannya.

 But she no longer thought she was my wife: She didn't want to be mine. In the disoriented state she was in, she did not know what she wanted. I felt she had no more love for me. Just a few months after our wedding, the woman I had married seemingly hated me. And it was breaking my heart.
Walaupun melewati banyak rintangan yang membuat beberapa kali hatinya harus hancur berkeping-keping tetapi itu tidak menyulutkannya. Sehingga walaupun Krickitt tak bisa mengingat masa-masanya bersama Kim. Tetapi ia berhasil membangun memori baru bersama. Dan menghasilkan dua buah hati pula :)
Yang saya suka juga banyak pelajaran rohani yang bisa dipetik dari dalam buku ini.

As this book comes to an end, our lives will continue on. As you close the back cover to this book, I want you to remember that in life you will encounter some very tough times, but you can find your strength in God. If there is something missing in your life, seek the Lord. If you once had him in your life and now he seems far away, guess who moved? He is still there; just go to him. He loves you with an everlasting love, and through obedience to him all commitments will endure.
We made a vow.
“I can do all things through Christ who strengthens me.” (Philippians 4:13)

Minggu, 02 Juni 2013

[Review] A Time to Dance & A Time to Embrace (Timeless Love Series) - Karen Kingsbury

Diposkan oleh Fhily Anastasya di 20.50 1 komentar
Title of Book: A Time to Dance & A Time to Embrace (Timeless Love #1 & #2)
Author: Karen Kingsbury
Publisher: Westbow Press
Pages: 656
1st Published: May 1st 2008
ISBN: 1595545212
Genre: Christian Fiction



Sinopsis :
A Time to Dance

John and Abby were the perfect couple. But after surviving twenty-one years of love, loss, and laughter, they are about to lose it all. They've become strangers, and finally they make the sad decision to divorce. They gather their three children to tell them the news, but before they can speak, their daughter makes an announcement of her own: she's getting married that summer. Determined not to ruin their daughter's season of happiness, Abby and John secretly agree to put their divorce plans on hold. But as the wedding nears, they are haunted by questions. And is it possible to find joy, after all these years, and perhaps the time...to dance?

A Time to Embrace

"Their whole life was a series of miracles. Can they really hope for one more? And as tragedy pulls their lives apart, can they somehow find that all-important time to embrace?"

After twenty-one years, John and Abby Reynolds are back together and feeling like newlyweds. Together they are convinced they can handle the issues of their past, the questions from their children, and even the high-school politics that drain the joy from John's coaching career. But then disaster strikes...the type of tragedy John and Abby never expected.

The squeal of brakes and the crunch of metal changes everything. Suddenly devastation tears at the heart of their family, and the depth of their existence. In the process, their children falter in their faith and guilt colors everything about the future. Fumbling for forgiveness and hoping for a miracle, John and Abby must remember what is important and cling to that above all else.

Together, they're determined to move on with their lives. but is "together" enough for a future they never expected?

Review:

“There is a time for everything, and a season for every activity under heaven: . . . a time to weep and a time to laugh, a time to mourn and a time to dance.ECCLESIASTES 3:1,4

Suka sekali dengan ayat pembukaannya. Terasa menguatkan :’)

John dan Abby adalah pasangan yang orang anggap sukses mempertahankan tali kasih pernikahan mereka. Keluarga yang ideal dengan kebahagiaan di dalam keluarga mereka. Begitulah yang terlihat orang-orang selama ini. Namun, diusia yang ke-21 tahun pernikahan John dan Abby. Mereka tertimpa badai. Membuat dasar yang mereka bangun selama ini dengan kokoh jadi goyah. Bahkan dasar spiritual yang mereka bangun selama ini juga terancam porak-poranda. Mereka harus mengevaluasi cinta mereka lagi. Bagaimana kehidupan mereka selama 21 tahun pernikahan mereka ini?

Pernikahan mereka terancam benar-benar hancur ketika satu dengan yang lainnya tidak dapat menahan nafsu dari dalam tubuh mereka. Kedatangan Charlene membuat John membuka diri untuk melakukan kesalahan dalam sebuah pernikahan, berselingkuh. Begitu pula dengan Abby membuka peluang dekat dengan seorang editor di majalahnya melalui e-mail.

Saat mereka benar-benar ingin mengambil langkah perceraian itu. Dan akan mengumumkannya pada anak-anak mereka. Anak mereka malah akan bertunangan di musim panas nanti. Membuat mereka menunda perceraian mereka. Dari situ, John dan Abby mulai saling menjauh. Acuh-tak acuh satu dengan yang lain. Mereka bukan hanya acuh tak acuh dengan diri mereka tapi juga mengabaikan bisikan-bisikan Allah. Segala apa yang Tuhan taruh pada mereka, mereka abaikan. Bahkan mereka semakin menjauh dari jalur keluarga Kristen yang sesungguhnya. Lalu bagaimanakah mereka kembali ke jalan Tuhan? Apakah mereka mampu mempertahankan gelar keluarga Kristen yang harmonis?

Ternyata masalah tak hanya sampai di situ. Ketika John dan Abby  berhasil menyelamatkan pernikahan mereka dari perceraian. Melupakan segala yang terjadi. Melupakan perselingkuhan John ataupun Abby. John yang bekerja sebagai pelatih sepak bola di Marion High School. John sangat menyayangi anak-anak didiknya. Setelah memanangkan pertandingan antar sekolah, John malah mengalami kecelakaan yang mengerikan. Membuat sebagian tubuhnya tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Mampukah mereka tetap mempertahankan keluarga mereka? Even dengan keadaan John yang seperti itu? Dapatkah mereka hidup baru sesuai dengan rencana Tuhan?

Abby pressed her cheek against John’s chest once more, savoring his closeness. Thank You, God . . . thank You for saving us from ourselves.Later that night, before she fell asleep, Abby uttered another prayer. One she’d said more often in the past few months.God, I’ve never been more in love with John. Please . . . let us have a thousand more nights like this one. Please.

***

Novel ini sebenarnya adalah Novel Dwilogi A Time to Dance and A Time to Embrace.

A Time to Dance

A Time to Embrace


Tapi kebetulan yang saya dapat bundelan dua bukunya sekaligus, ini adalah merupakan seri Timeless Love-nya Karen Kingsbury.

Dalam A Time to Dance, Karen Kingsbury benar-benar memaparkan apa yang seharusnya dilakukan keluarga Kristen dalam menghadapi masalah seperti yang dihadapi John dan Abby. Bagaimana menyelamatkan pernikahan mereka dengan cara mendengarkan Tuhan kembali.  Sedangkan dalam A Time to Embrace, Karen Kingsbury juga memaparkan bagaimana caranya hidup baru setelah badai itu menerpa dan datang lagi dengan cobaan baru. Karena dalam kehidupan pasti badai silih-berganti.
Ini adalah karya Kingsbury pertama yang saya baca :D dan saya suka dengan tulisan-tulisannya yang religious, inpiratif tapi tetap ‘ngena’ dalam kehidupan sehari-hari. Membaca kehidupan John dan Abby membuat saya teringat akan orang tua saya. Benar-benar seperti saya melihat orang tua saya di dalam sosok John dan Abby :’)
Dari dulu, saya juga sebenarnya ingin menulis christian-romance tapi gak kesampean-kesampean hehehe. Membaca ini memang sih, mengingatkan saya pada The Wedding – Nicholas Sparks karena sama-sama pernikahan yang goyah, putri yang mau menikah dan tunangan, namun cara penyajiannya tetap beda. Dan saya tetap menikmati keduanya.
Sebenarnya saya ingin membaca Even Now dulu buat karya Kingsbury tapi apa daya yang saya punya ini duluan. Dan! Well saya menyukainya. Tak tanggung-tanggung dong langsung meletakan Kingsbury sebagai salah satu Author Favorite :)

“In this world you will have trouble. But take heart! I have overcome the world” . . . “Lean not on your own understanding, in all your ways acknowledge Him, and He will make yourpaths straight . . .”

5/5 Stars :D

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

The Montage of My Books Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review