Selasa, 26 Maret 2013

[Review] The Devil in Black Jeans - aliaZalea

Diposkan oleh Fhily Anastasya di 21.12 0 komentar

Judul Buku: The Devil in Black Jeans
Penulis: aliaZalea
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 352 Halaman
Genre: Metropop
Novel Indonesia

Sinopsis


Dara betul-betul mencintai pekerjaannya sebagai personal assistant para artis, sampai dia bekerja untuk Blu, penyanyi opera Indonesia berumur lima belas tahun. Masalahnya bukan pada Blu, tapi kakaknya, yaitu Johan Brawijaya, drummer paling ganteng se-Indonesia yang superprotektif kepada adiknya dan membuat Dara ingin mencekiknya setiap kali bertemu.

Sebagai drummer kawakan Indonesia dengan wajah di atas rata-rata dan masih single, Jo mencintai kebebasannya untuk melakukan apa saja yang dia mau. Kebebasan ini punah dengan kedatangan adiknya di rumahnya. Seakan itu belum cukup parah, kini seorang PA artis yang sok tahu, super menyebalkan, berbentuk Dara, muncul dan mulai mengatur kehidupannya.

Satu-satunya hal yang membuat mereka berdua bisa saling bertoleransi adalah karena Blu. Atau itulah yang mereka pikir hingga ciuman itu terjadi. Satu ciuman yang membuat keduanya berpikir dua kali tentang perasaan mereka terhadap satu sama lain.

****

Johan Brawijaya atau yang akrab disapa Jo adalah drummer paling ganteng di Indonesia. Dia dimandatkan oleh Sang Papa yang juga adalah drummer legendaris Indonesia untuk menjaga Adik Tirinya yakni Blu. Dan itu merupakan awal bencana buat jo--menurutnya--. Soalnya Blu adalah adak papanya dengan isteri ketiganya Tante Poppy--yang tidak layak disebut tante baginya karena hanya berbeda beberapa tahun dengannya--. Jo merutuk bahkan dari kuburan pun papanya masih bisa memporak-porandakan hidupnya.
Jadilah Jo menjaga Blu. Jo jadi kakak yang terkadang overprotektif buat adiknya itu. Soalnya Blu juga sedang berkarier di dunia tarik suara. Menjadi penyanyi oprah. Dan itu semua gara-gara Revel sahabatnya. Kalau bukan gara-gara Revel menjadi salah satu juri diajang pencarian bakat yang diikuti Blu remaja berumur 15 tahun itu takkan sesibuk itu. Dan... makin sibuk lagi ketika Poppy harus berangkat ke Paris mengikuti kursus. Jo semakin kewalahan. Jadinya jo mengusulkan untuk mencari PA buat Blu. Sejuta usaha Jo meyakinkan Blu agar dia mau mencari PA. Akhirnya Blu menyetujuinya. Dibantu oleh Revel--sahabat Jo yang juga pemilik MRAM tempat Blu bernaung--akhirnya mereka memutuskan untuk mencari PA yang tepat untuk Blu.
Dara Wulandari, seorang gadis yang sebentar lagi akan menikah dengan Panji tunangannya sangat membutuhkan uang untuk pernikahannya nanti. Dan dia telah dipecat--bukan dipecat sih tapi diberhentikan karena Tante Emil bos lamanya memutuskan untuk berhenti dari dunia entertaiment--jadi Dara harus mencari pekerjaan baru. Dengan melamar menjadi PA Blu secara diam-diam karena dia tidak mau tunangannya itu tahu. Pasalnya, tunangannya itu tidak menyukai pekerjaannya karena baginya PA = Pembantu dalam bahasa yang lebih keren. Padahal Dara sangat menyukai dan membutuhkan pekerjaan ini.
Awal pertama jumpa dengan Blu, Dara langsung menyukai anak itu. Sebaliknya dengan kakaknya yang sangat RESE. Tapi, setelah perdebatan Jo dengan Revel mengenai Dara dan mempertimbangkan kalau Blu sangan menyukai Dara. Akhirnya Dara diterima juga sebagai PA.
Well, dari ketidaknyamanan satu dengan yang lainnya ternyata membawa keakraban. Sampai Jo mimpi merasakan bibirnya Dara--oke itu mimpi paling absud menurutnya--. Tapi... Bagaimana Jika itu benar-benar terjadi? Bagaimana jika itu tidak terjadi hanya satu kali? Bagaimana jika Panji Tunangan Dara makin mengekangnya ketika mereka belum berkeluarga? Apa yang terjadi nanti jika mereka berkeluarga kalau belum saja sudah seperti itu? Bagaimana jika Dara... akhirnya membiarkan Jo masuk ke dalam kehidupannya dan membuatnya merasa mengkhianati Panji? Apakah yang terjadi selanjutnya? Baca selengkapnya dalam The Devil in Black Jeans :)

***

Entah kenapa abis baca ini saya malah makin menyukai Revel -_-". Jadinya Revel diposisi 1 sekarang, disusul Kafka, Ervin baru... Jo terakhir Reilley ._. Eh padahal kan seharusnya yang hot-hot bule ya (?) #abaikan
Beli buku ini saya seperti mengoleksi bukunya mbak aliaZalea ._. saya sudah punya 5 bukunya loh (yang di-review diblog ini baru 2 buku pertama dan terakhir hahahaha) *tepoktangan* (?) #abaikanlagi.
Well saya suka dengan ceritanya :) Dan entah kenapa saya menangis baca epilognya padahal gak sedih kan ya -_-" cuma terharu aja. (view spoiler)
Adri, Tita, Nadia, Ina, Jo, selanjutnya? Jana ya? bdw, cuma Jo yah yang cowok diantara benang merah buku ini (?)
Oke deh sip :)

4/5 stars

[Review] Jejak Kenangan - Rina Suryakusuma

Diposkan oleh Fhily Anastasya di 20.56 0 komentar

Judul Buku: Jejak Kenangan
Penulis: Rina Suryakusuma
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 264 Halaman
Genre: Romance (Amore)
Novel Indonesia

Sinopsis


Duka masa lalu membayangi Allysa Gumulya. Berawal dari ayah yang tak pernah dikenalnya, kepergian ibunda yang sangat dicintainya, juga masa remaja penuh keprihatinan karena perbuatan gadis kejam yang tak berperasaan.

Ally bersumpah, demi malam yang dilaluinya dengan tangis, kesempatan untuk membalas luka masa lalunya akan tiba. Dan saat yang ditunggu itu memang tiba. Gadis masa lalu itu, Nadia Wibrata, hadir sebagai tunangan Ivan Adidjaja, pria yang sangat Ally cintai.

Solusinya terasa sangat mudah untuk Ally. Rebut Ivan, buat pria itu mencampakkan Nadia. Tapi, tidak semua kejadian berjalan seperti yang Ally rencanakan. Ketika Ivan mengetahui motif tersembunyi Ally, ego pria itu terluka.

Kini untuk kedua kalinya Ally harus berjuang. Kali ini bukan untuk dendam masa lalunya, tapi demi cinta sejatinya.…

***

Demi malam yang dilalui Ally dengan tangis, Ally bersumpah gadis itu akan menuai perbuatannya kepada Ally, suatu saat dia akan merasakan apa yang dirasakan Ally. Ya, Ally bersumpah!

Allysa Gumulya, menyimpan dendam kesumat pada seorang gadis karena kejadian masa lalunya. Gadis itu yang membuat masa SMA-nya menjadi masa yang tak akan terlupakan. Masa yang dilaluinya dengan cemooh dan dengan tangis ditiap malamnya. Hanya karena dia meminta bantuan padanya, ketika ibunya sakit. Dia membongkar kehidupannya pada gadis itu. Dan seluruh sekolah tahu, sehingga sekolah menjadi neraka untuknya.
6 tahun kemudian, saat Ally berusia 23 tahun. Saat dia dengan gemilang meniti karir di Amsoft. Dia dihadapkan pada sebuah tender yang mengalihkan semua pekerjaannya. Tender yang sangat mudah yakni merancang kartu pernikahan. Tentu saja, baginya itu hanya seujung kuku. Semudah membalikkan telapak tangan. Tapi, ini yang membuatnya tidak mudah adalah kartu yang akan dirancangnya adalah kartu pernikahan anak pak Joseph Wibrata, Partner sekaligus orang kepercaan Mr. Walker. Jadi apapun harus dikerjakan secara sempurna.
Ally dengan kemampuannya membuat Bu Fara pemimpinnya menunjuknya.
Ivan Adidjaja. Allysa bertemu dengannya secara tidak sengaja karena keteledoran Ally lupa meng-absen dirinya. Dari situlah secara Oops! Ally bertemu dengan Ivan. Dan ternyata Ivan adalah tunangan dari anak Joseph Wibrata. Ivan digambarkan pada sosok yang charming dan tentu mempesona.
Dari situlah Ally dan Ivan mulai akrab. Lewat pembicaraan-pembicaraan ringan mengenai kartu pernikahannya sebuah rasa mulai berkembang. Rasa yang tidak pernah Ivan dapatkan dari tunangannya. Tidak pernah!
Ally mengerti segala sesuatu tentang Ivan. Sehingga Ivan mulai memikirkan lagi tentang rencana pernikahannya dengan tunangannya itu.
Awalnya, Ally ingin mundur perlahan ketika menyadari bahwa dia mulai mempunya rasa yang dinamakan cinta pada Ivan. Tentu saja itu terlarang karena Ivan adalah tunangan orang.
Tapi, apa yang terjadi kemudian sunggu tak diduganya! Tunangan Ivan adalah Nadia Valencia Wibrata! Gadis yang membuat masa lalunya kelam, gadis yang menghancurkan masa SMA-nya. Gadis yang dibencinya bukan main!
Rencana semua berubah! Ally tidak akan mundur teratur lagi! Kesempatan membalas dendam kesumatnya terbuka lebar bahkan datang sendiri menghampirinya! Dengan Ivan, Ally menjalankan affair yang --awalnya-- manis. Apalagi dia memang cinta pada Ivan. Apa salahnya sekali tepuk dua tiga pulau terlampaui!
Namun, kejujuran menyakitkan kembali. Diulang tahunnya yang ke 24 menjadi ulang tahun yang luar biasa untuknya. Dendamnya terbalaskan, tapi semuanya terbongkar dan mesti ada yang dikorbankan. Baca kisah selengkapnya dalam Jejak kenangan.

***

Well, gara-gara membaca Lullaby saya jadi tertarik membaca novel milik ci Rina Suryakusuma lagi. *curcol dikit* Mumpung baru hijrah dari Timika (yang nggak ada Gramed-_-) ke Manado jadi nggak buang-buang kesempatan buat nyari bukunya. Jejak Kenangan, Postcard from neverland dan Lukisan keempat jadi incaran saya bersama beberapa buku dari pengarang lain pas jalan-jalan ke Gramedia. Dan dari semua catatan buku yang saya bawa hanya ada dua *nangisnangis* yaitu Jejak Kenangan dan Postcard from Neverland. Jadinya beli deh.

Allysa ini diceritakan sebagai sosok yang tegar dan kuat. Salut deh sama dia! tapi yang nggak salutnya yah dendamnya itu loh. Tapi kalau saya ada di posisinya mungkin akan seperti itu. namanya juga manusia.
Saya suka juga sahabat yang baik seperti Dianna, yang mendukung ketika tindakan Ally benar, tidak sungkan menegur kalau Ally salah.


"Diatas langit selalu ada langit Ally."-- Dianna (hal 162)


"Just hope and pray, sis. Love will find a way." -- Dianna (hal 246)

Suka juga sama Bu Fara sepertinya dia pemimpin yang bijak.
"Seperti yang kamu bilang, itu bukan urusan saya. Tapi, personally Allysa, you'd made a great couple! Karena itulah saya sayangkan semuanya kamu buang hanya karena sampa lama yang seharusnya sudah lama kamu singkirkan. Allysa, jangan menyimpan dendam."
"Kamu bukan Tuhan. Kamu bukan malaikat. Suatu saat nanti, bahkan dulu, kamu pasti pernah bersalah pada seseorang, Allysa. Alangkah baiknya jika kita bisa membuka pintu maaf lebar-lebar. Dengan begitu, mungkin suatu saat Tuhan pun akan membuka jalan yang kita butuhkan. Tidakkah kamu sependapat?"
"Kalau kita mau memaafkan orang lain, di atas sana Tuan akan tersenyum dan mengingat apa yang kita tabur. Mengenai nasib musuh-musuh kita."
"Kamu tak usah kuatir. Tuhan melihat semua. Tuhan tidak tidur, Allysa. Biarlah pembalasannya kita serahkan pada yang lebih berhak. Pada Yang Di Atas."
"Yang menjadi bagian kita, yaitu memaafkan dan melupakan, tetap kita lakukan, dan Tuhan pasti akan melakukan sisanya. Percayalah, Allysa, biarpun sulit, jika Tuhan yang membalas, jika Dia bertindak, itu akan lebih baik dibandingkan jika tangan kecil kita ini yang merancang pembalasan." (Hal 218-219)

Suka banget sama nasihatnya Bu Fara itu. Nilai religiusnya dapet banget :) dan ngena banget untuk Ally.


Beberapa quotes yang saya suka:



"The greatest thing in life cannot be seen or explained with words. It only can be felt, by heart."-- Hal. 65
"Cinta tidak harus mengorbakan diri menjadi pihak yang lebih rendah. Cinta itu tidak harus selalu menang atau selalu mengalah. Cinta berarti berkompromi. Cinta berarti meleburkan dua hati tanpa mematikan jati diri masing-masing. Cinta berarti berkomitmen untuk mempraktikan makna sesungguhnya dari "memberi dan menerima" dalam kehidupan ini."-- Hal 102.
"Ada yang lebih berharga dari pada dendam. That's called true love." -- Hal 214.
"Nothing she can do but pray, thank the Lord for His everlasting blessings." -- Hal 258.



Emailnya Ivan juga unyu yah ._.v

Life is short
They say it takes a minute to find a special person (like I found you)
An hour to appreciate them (yeah, just like I do to you)
A day to love them
But then, an entire life to forget them
Just a little phrase to let you know...
You'll be never forgotten

Yup, Ally, you'll be never forgotten
Cheers,
Ivan Adidjaja.



Membaca karya-karya ci Rina, saya mulai terbiasa dengan gaya penulisannya tapi tidak dengan kata-kata yang inkonsisten contohnya: Pengin, Pingin, Pengen ._. tiga-tiganya dipakai ._. jadi nggak konsisten.
Tapi untuk ceritanya saya tetap suka :)

4 of 5 stars :)

[Review] Postcard from Neverland - Rina Suryakusuma

Diposkan oleh Fhily Anastasya di 20.49 0 komentar

Judul Buku: Postcard from Neverland
Penulis: Rina Suryakusuma
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 280 Halaman
Genre: Romance (Amore)
Novel Indonesia

Sinopsis


Hidup identik dengan kesulitan. Paling tidak, itulah yang dialami Ami Siswoyo. Gadis cantik, single, muda, tapi dari keluarga kurang mampu. Ami terpaksa putus kuliah di tengah jalan, bekerja jadi pelayan kafe, dilecehkan dan ditawar-tawar orang seperti barang. Memuakkan!

Hanya satu hal yang memberi Ami kekuatan untuk tetap bermimpi dan bisa mengubah nasib, yaitu kartu-kartu pos kiriman almarhum ayahnya yang meninggal di tahun terakhir studi di Jerman.

Sampai pada satu kesempatan, Ami bekerja sebagai pelayan di tempat Joshua Leinard. Pria bule berusia 44 tahun yang peduli padanya ketika semua orang menyudutkannya. Pria yang menghargainya ketika semua orang menyepelekannya. Pria yang mencintainya tanpa pamrih dan memberinya kebahagiaan tanpa batas.

Dan hidup Ami berubah!

Hanya saja, mampukah mereka bertahan dari sejuta rintangan? Mereka hidup di dua dunia yang berbeda. Sanggupkah mereka membangun jembatan untuk menyatukan cinta mereka?

*****

"Kenyataannya, life is not that simple. Mau penghargaan? Lakukan usaha keras untuk mendapatkannya. Fight for it!."


Ya, hidup memang tidak simple itu dibuktikan Ami Amarell Siswoyo, gadis 21 tahun. Saat masih duduk di bangku kuliah semester 5, ayahnya meninggal dan semuanya berubah. Ami terpaksa harus di-drop-out karena tidak bisa membayar uang kuliahnya. Oleh karena itu, Ami sebagai anak tertua harus banting tulang bekerja membiayai kehidupan dia, Mamanya, dan adiknya yang masih berada di bangku SMA, Fiara.
Ami rela bekerja di Lamborghini Cafe, sebagai waitress. Dan hanya karena kelakuan tidak senonoh salah satu pelanggan Cafe tempatnya bekerja yang dengan berani menciumnya. Dan dengan alasan mempertahankan harga diri, Ami berani melawan dengan menendang bagian sensitif pria tersebut. Tapi, untungnya ada bantuan dari seorang lelaki Indo yang walaupun terlambat. Namun, nasib baik tidak berada di tangan Ami. Dia dipecat tanpa pesangon dari kafe tersebut.
Ami harus mencari pekerjaan baru lagi. Dengan Modal kenekatan bersama Lusi sahabatnya, Ami yang hanya mengantongi ijazah SMA melamar di hotel Grand Castella.
Tapi, lagi-lagi penghinaan yang diterimanya. Dia dianggap perempuan murahan yang rela melakukan apa saja untuk mendapatkan posisi yang bagus. Tentu saja Ami menolak mentah apa yang ditawarkan Damarta. Dia pikir siapa dia! Seenaknya memandang rendah Ami.
Disaat-saat seperti itu, tiba-tiba muncul seorang Bule berperawakan seperti Simon Cowell salah satu juri American Idol yang galak nian di hadapan mereka dan membuat si Damarta pucat. Ami memang tidak melaporkannya, walaupun sepertinya lelaki bule itu bosnya. Dia mengambil langkah dan pergi.
Namun, sang satpam memanggilnya dan membawanya di hadapan sebuah ruangan yang bertuliskan "Joshua Leinhard, Directur". Dia di hadapkan kembali pada bule yang mirip Simon Cowell. Dengan sebuah tawaran yang awalnya dia pikir adalah sebuah penghinaan lagi. Tapi ternyata tidak. Itu adalah sebuah peluang untuk Ami bisa mengumpulkan uang. Membiayai pendidikan adiknya dan keluarga kecilnya itu. Ami menerima pekerjaan yang ditawarkan pria Bule bernama Joshua Leinhard dan berumur 44 tahun itu. Memang tidak sepadan dengan kecantikan Ami untuk menjadi Pembantu di keluarga Mr. Leinhard.
Di hari pertamanya bekerja Ami bingung untuk mengenakan pakaian apa. Karena jujur saja, menjadi pelayan sama sekali tidak ada di dalam daftar pekerjaan yang dia inginkan.
Setelah masuk ke dalam kehidupan Mr. Leinhard, Ami tahu banyak hal tentang Mr. Leinhard. Dia ternyata duda beranak satu yang sudah bercerai dari isterinya dua belas tahun silam.
Kebersaam dirinya dan Mr. Leinhard yang lebih senang dipanggil Josh ini akhirnya terangkai. Benih-benih cinta tumbuh di dalam hati keduanya. Tanpa memandang umur dan perbedaan budaya mereka. Ternyata cinta menyusup ke dalam hati keduanya. Sosok Josh yang seperti menggantikan ayahnya di dalam hidup Ami. Dan sosok Ami yang sangat care terhadap Josh. Membuat keduanya yang memang saling membutuhkan satu dengan yang lainnya terjebak dalam sebuah rasa yang dinamakan cinta.
Di dalam mobil yang menjadi saksi materai cinta mereka.
Awalnya, semua berjalan indah. Josh yang hangat. Ami yang pengertian. Semua tetap berjalan, Ami memang pelayan yang berstatus sebagi kekasih Josh. Ami tidak menceritakan dulu pada Mamanya, Fiara juga sahabatnya Lusi. Dia tetap bungkam dan menyimpan kisah indahnya dengan Josh.
Sampai Dennis Leinhard datang sebagai putra dari Mr. Leinhard. Semua menjadi runyam, kala kecemburuan melingkupi Josh saat melihat Ami bercerita dengan hangat bersama Dennis yang adalah putranya. Dan tentu saja Dennis belum mengetahui bahwa Ami adalah kekasih ayahnya.
Untuk pertama kalinya, mereka bertengkar hebat. Dan untuk pertama kalinya, sebuah hinaan keluar dari mulut Josh yang membuat hati Ami sakit. Bagaimana bisa hinaan itu dikeluarkan oleh kekasihnya sendiri yang berjanji melindunginya dari cercaan?
Namun, untuk kesekian kalinya Josh berasil meyakinkan pada Ami bahwa dia bersungguh-sungguh akan melindunginya apapun yang terjadi karena dia mencintainya. Dan untuk membuktikan pada Josh bahwa dia pun tulus menyayangi Josh. Ami pun menyerahkan yang paling berharga dari seorang gadis pada Josh dengan sukarela.
Ternyata hidup memang rumit, bagaimana jika Dennis ternyata menyimpan perasaan cinta pada Ami? dan ternyata Dennis adalah pria Indo yang membawa bantuan terlambat padanya saat dilecehkan salah satu pelanggan kafe? Bagaimana jika Maggie (mantan isteri Josh) kembali dan ingin rujuk dengan Josh? Bagaimana kisah cinta Josh dan Ami yang dirundung banyak perbedaan dan banyak rintangan? Baca selengkapnya dalam Postcard from Neverland.

***

Kyaaaaa... kisah hidup maupun cinta Ami Siswoyo memang tidak mudah. Dan saya rasa semua manusia pun sama hanya dengan cara yang berbeda. Cuma rada cengo Ami yang berumur 21 tahun mau menjalin hubungan cinta denga duda beranak satu berumur 44 tahun yang berarti beda 23 tahun dengannya(berarti kayak saya dan ayah saya-_____-yaampun). Terlebih lagi memiliki anak lelaki yang usianya hanya setahun lebih muda dari Ami. Mungkin benar, Ami merindukan figur seorang ayah makanya dia jatuh cinta pada sosok yang terpaut jauh dengannya. Dan dengan Josh, Ami mendapatkan semuanya itu.
Disini, saya menemukan contoh sosok sahabat yang baik sama seperti halnya Dianna dalam Jejak Kenangan. Disini ada Lusi yang juga sahabat Ami yang baik dan sangat mendukung Ami.
Cumanya... Saya nggak nyaman saat ada pendeskripsian yang menyebut Josh itu cowok whuuuuaaaaa T_T cocok nggak sih Pria berusia 44 tahun dikatakan sebagai cowok???!!!
Saat muncul juga tokoh Maggie. Saya agak gimana gitu pas tahu Josh cerai hidup. Soalnya biasanya dalam novel-novelnya ci Rina itu memuat banyak pelajaran religi. Tapi kali ini kalau ada Maggie, berarti agak melenceng sedikit dari konsep religi seperti: "Apa yang dipersatukan Tuhan, tidak boleh diceraikan oleh manusia." :p
and well, sepertinya memang ci Rina tidak melupakan hal itu ketika saya tahu sebenarnya. Saya langsung tersenyum.
Meski cerita ini model yang saya bisa tebak tapi saya suka dengan cara pengemasannya. Apalagi seperti biasa dengan akhir yang sweet khas ci Rina.
cuma satu yang jadi pertanyaan saya? KENAPA JUDULNYA MESTI POSTCARD FROM NEVERLAND???? T_T berasa nggak nyambung dengan isinya apalagi disini tidak di ceritakan secara detail tentang postcard-postcard tersebut.
Jujur saja, saya pernah membayangkan sebelum membaca ini, mungkin ceritanya agak sedikit bermain dengan fantasi Ami yang menerima postcard-postcard yang dikira dari ayahnya di Jerman tapi ternyata dari Neverland (?). Yah itu bayangan saya awalnya.

Seperti biasa, suka dengan quotes yang ada di dalam novel-novelnya ci Rina:


"Benar, realitas hidup bukan untuk disesali, tapi dijalani. Suatu hari, jika waktunya tiba, dia akan memperoleh berkatnya juga. Sukses merupakan gabungan waktu Tuhan dan usaha yang dilakukan manusia untuk mencapainya." -- Hal 17-18
"Tidak ada orang yang bisa mengatur, siapa harus jatuh cinta kepada siapa serta pada waktu apa. Begitulah. Kita jatuh cinta dan semua terjadi tanpa rekayasa." -- Hal 76
"The feeling, the journey, the love, they all worth the fight." -- Hal 101
"Yesterday is a past, there's nothing you can do about it. Tomorrow is a future, it's beyond your ability to control. But today is a gift, Ami, for you to enjoy and be grateful of it. That's why it's called a present." -- Hal 120 (sekilas mengingatkan saya pada quote dari Bill Keane)
"Jangan pernah menghakimi orang dari apa yang kamu lihat." (Josh) -- hal 237
"Ada saatnya kita berjuang untuk mempertahankan seseorang yang kita cintai. Dan ada saatnya juga kita berjuang untuk merelakan hati melepas seseorang, hanya karena kita tahu yang kita lakukan itu benar." -- (Lusi) -- hal 250



4 of 5 stars :)


Love will find the way

[Review] With You - Christian Simamora & Orizuka

Diposkan oleh Fhily Anastasya di 20.42 1 komentar

Judul Buku: With You
Penulis: Christian Simamora & Orizuka
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 316 Halaman
Genre: Mainstream Romance
Novel Indonesia

Sinopsis:


365 hari dalam setahun,
24 jam dalam sehari.

Di antara semua waktu yang kita punya,
kau sengaja memilih hari itu.

keluar dari mimpi indah,
lalu hadir dalam hidupku...

sebagai cinta yang selama ini aku tunggu.

WITH YOU adalah Gagas Duet, novella dari dua penulis GagasMedia: Christian Simamora dan Orizuka. Keduanya mempersembahkan dua cerita cinta yang menemukan takdirnya dalam satu hari saja

****

Cinderella Rockefella & Sunrise adalah dua kisah dari dua penulis berbeda dengan cara penulisan yang beda pula. Yang satu genit-genit gimana gitu dan yang satunya mendayu-dayu nan kalem. Dan tepat untuk mewakili dua tokoh utama Cindy dan Lyla.

Kita mulai dengan...

Dua orang saudara yang sedang bercakap-cakap. Cindy & Lyla adalah sepupu. Dan saling menceritakan kisah masing-masing. Kisah mereka tentang sebuah hari.

Cinderella Rockefella

Cinderella Tan atau biasa dipanggil Cindy adalah model yang sudah mempunyai nama. Suatu ketika saat sedang ada acara pemotretan di majalah Mascara (jadi ingat Good Fight). Nah di situ dia bertemu dengan seseorang model juga yang oh-so-damn-hot. Gara-gara Kelly temannya yang membuat dia kesal karena mau-maunya sama suami orang dan gara-gara kancing kemeja yang dilepas cowok itu Cindy jadi punya pikiran-pikiran lust tentang cowok itu. Gak taunya ni cowok juga memang dari dulu tahu Cindy. Tapi... untuk dekat dengan Cindy dia rasa bagaikan memeluk bulan gitu. Singkat cerita hari itu juga si cowok nawarin dia buat dinner. Walaupun rada gimana gitu si Cindy akhirnya mau buat diajak dinner. Jere -si cowok- senang banget kan tuh akhirnya setelah sekian lama bisa dekat dengan Cindy. Well dari situ mereka mulai bercerita-cerita, awalnya Cindy rada malas-malas gitu. Tapi akhirnya pembicaraan mereka mulai cair dan mulai bercerita tentang kehidupannya masing-masing. Tentang pengalaman Jere waktu pertama kali terjun ke dunia modeling. Tentang mantan Cindy yang mengajak Cindy untuk ke jenjang yang serius tapi Cindy belum siap dan akhirnya mereka putus. Semua mengalir. Bahkan sampai Kelly datang dan 'agak' merusak suasanannya. Tapi akhirnya Kelly juga yang menyadarkan Cindy tentang perasaannya pada Jere yang secara ajaib hanya muncul dalam sehari? Dari situ dia tahu bahwa perkataan mantannya itu salah, dia bukannya belum/nggak akan pernah siap hanya belum menemukan orang yang tepat yang bisa membuat dia nyaman saat dia terbangun di sisinya...

Dilanjutkan dengan Lyla yang tidak menyangka ada sebuah hari yang magis seperti itu...

Sunrise

We're better separated. Kata-kata itu yang selalu terngiang dibenaknya. Lyla susah sekali untuk move on dari mantannya yang dipacarinya selama 4 tahun, Juna. Lelaki itu mulai berubah saat mereka masuk kuliah. Lyla adalah cewek yang cuek dengan penampilannya. Jadi, dia pikir mungkin pasti Juna merasakan perbedaan itu. Makanya dia mulai berubah. Jadilah hubungan yang dibangun selama 4 tahun itu kandas begitu saja. Untuk melupakan Juna, Lyla berniat pergi ke Karimunjawa untuk refreshing. Tapi... siapa sangka yang dia anggap sebagai babak baru dalam hidupnya saat matahari terbit. Malah mempertemukan dia dengan Juna lagi? Oh! Lyla lupa kalau di sana merupakan tempat impiannya dengan Juna karena mereka sama-sama mencintai laut. Siapa sangka juga niatnya untuk melupakan Juna malah diisi oleh lelaki yang ingin dilupakannya itu. Membuat dia dan Juna kembali mengoreksi perasaan masing-masing.
Dibawah matahari terbit kisah itu terukir...

***

Udah lama mau buat review tapi waktu itu gak mood nulis review (?) nah pas tadi ubek-ubek ternyata ini belum dibuatin review ya udah buat deh. Cerita ini mewakili dua karakter yang sangat bertolak belakang ala Christian Simamora dan ala Orizuka. Karakter Christian sama Orizuka terasa banget di Cindy dan Lyla juga Jere dan Juna. Tapi... pas abis baca Cinderella Rockefella yang ngerock banget pas di bagian tengahnya adegan Lyla dan Cindy lagi lalu masuk ke Sunrise berasa tiba-tiba dibanting dengan musik mellow bangeeet. Saya rada butuh waktu sedikit untuk menyesuaikan musik Rock ke musik Mellow harus gosok-gosok kuping dulu (?) #apabangetpengandaiannya. Cuma jujur rada terganggu sih dengan istilah inggris digabung-gabung Indonesia -_- berasa too much dari pada Good Fight (correct if I'm wrong). Padahal saya baca GF fine-fine aja dialognya kayak gitu ._. Cuma di CR ini rada kebanyakan (?) tapi saya tetap menikmatinya sih. Kalau Sunrise khas Orizuka bangetlah mendayu-dayu. Tapi kenapa? Saya ilfeel sama si Bolang a.k.a Juna itu? Kenapaaaaa? Apa karena gigi gingsulnya atau karena botaknya? -_- Mungkin karena dari fisik karena awal-awal disuguhi Jere yang hot-nya tiada tara kemudian disuguhi gigi gingsul Juna jadi berasa dibanting tiba-tiba gitu -_-.
Tapi saya tetap suka kok sama duet yang satu ini :) 3 and a half stars dibulatin 4 karena gak ada bintang setengah di sini ;)

[Review] Dibibirnya Ada Dusta - Mira W

Diposkan oleh Fhily Anastasya di 20.37 0 komentar
Judul Buku: Dibibirnya Ada Dusta
Penulis: Mira W
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 314 Halaman
Genre: Romance
Novel Indonesia

Sinopsis


Karena kemaruk menginginkan separuh warisan ayahnya yang hampir meninggal, sepasang kembar identik yang telah empat belas tahun berpisah terpaksa bertukar identitas.

Kerumitan timbul karena Ray punya selera yang menyimpang. Dia seorang gay yang sudah memiliki teman sehidup-semati. Sementara Roy yang berganti pacar seperti berganti ponsel, tidak tahan dikelilingi gadis-gadis cantik tanpa mempermainkan mereka.

Ketika seorang gay dikejar-kejar wanita sementara seorang lady-killer dianggap pria tidak berbahaya, berhamburanlah dusta demi dusta untuk menyelamatkan permainan mereka.


***
review:

"Kadang-kadang kita harus membuat luka untuk menyembuhkan organ yang sakit kan?"


Ray dan Roy adalah saudara kembar identik namun memiliki sifat yang berbeda. Ray yang adalah seorang Gay yang menyimpan kisah cintanya dengan lelaki bernama Bondan dengan panggilan kesayangannya Boney. Roy yang adalah seorang playboy kelas kakap yang dengan mudahnya gonta-ganti cewek sama seperti gonta-ganti underwear Suatu kejadian membuat mereka harus bertukar posisi. Ray diminta ayahnya untuk menaklukan gadis anak seorang partner kerjanya. Tentu saja Ray yang adalah gay tidak bisa. Jadinya mereka bertukar peran. Ray tetap di Australia sedangkan Roy kembali ke Indonesia. Mereka harus melakukan itu serta merta hanya untuk menyelamatkan perusahaan ayahnya ditambah lagi ayahnya mengidap penyakit yang sewaktu-waktu bisa merengut nyawanya.
Tidak mudah untuk menjalani kehidupan bertukar peran ini karena perbedaan yang sangat kontras antara keduanya. Roy disibukan untuk menghindari Boney sedangkan Ray disibukan menghindari gadis-gadis Roy. Semua tidak semudah yang dibayangkan. Kala Roy menikmati penyamarannya sebagai Ray, karena wanita menganggapnya tidak tertarik sama sekali pada mereka.
Seorang gadis lugu nan alim bernama Natalia tiba-tiba menyusup dalam kehidupan Roy yang menyamar jadi Ray. Roy tertarik sekali pada wanita itu dan berusaha untuk mendapatkannya. Dia jatuh cinta pada Natalia. Dan sempat lupa akan tujuan awalnya ‘menaklukan hati sang lady-killer’ yang belum ditemuinya juga. Mereka terjebak dalam cinta sampai-sampai Lia rela memutuskan pacarnya hanya demi Roy. Seseorang yang mengaku mencintainya dan juga seseorang yang membuatnya rela menyerahkan kehormatannya.
Namun, saat kehormatannya telah diserahkan kepada Roy. Malah ada sesuatu yang berubah daripadanya. Sesuatu yang hilang walaupun Roy masih sehangat dan semesra dulu. Semuanya membuat keadaannya buruk kala dia mendapati kalau dirinya hamil.
Saat itu adalah ketika Roy dipertemukan dengan Yessy, seseorang yang keras hatinya. Karena pernah disakiti oleh seorang dimasa lalunya yang dia sudah serahkan dirinya seutuhnya kepadanya. Awalnya Roy mendapat penolakan. Namun karena Roy yang ahli dalam menaklukan wanita. Roy akhirnya berhasil menaklukan Yessy.
Dan saat tujuan mereka telah berhasil. Mereka harus kembali kepada kehidupan mereka masing-masing. Terlebih Ray sudah mendesak Roy karena dia kangen pada Boney. Walaupun di sana sebenarnya dia bertemu dengan Richard yang membawanya pada petualangan baru. Namun Boney tetap dihatinya.
Sebelum bertukar kembali Roy pamit pada Lia dan juga Yessy. Karena besoknya yang datang bukan dirinya melainkan Ray.
Namun naas, saat hendak bertukar kembali, Ray mengalami kecelakaan yang membuat dirinya harus menjalani masa kritis. Bagaimana nasib Ray? Akankah dia bertemu dengan Boney kembali? Bagaimana jika semuanya terbongkar? Bagaimana jika Roy tahu kalau Natalia mengandung benihnya? Lalu bagaimana dengan Yessy? Baca selengkapnya di bibirnya ada dusta.

***

Ini novel Mira W yang pertama saya baca *tumpengan* yeeee… Penasaran sama novel karyanya karena katanya paling banyak difilmkan dan kontroversial. Jadi saya mencoba membaca karyanya. Awalnya memutuskan untuk membaca dari jendela SMP tapi berhubung saya nyarinya nggak nemu-nemu jadi baca yang ini aja. Sepertinya lumayan menarik.
Dan entah kenapa dari kemarin bacaan saya ada unsur Gay-nya -_-v ishh… tapi nggak apa-apalah toh Cuma fiksi.

Dan ketika membaca novel yang ini, saya semakin menyadari perbedaan cowokplayboy di fiksi dan di kenyataan. Whuaaaa…
Entah kenapa saya suka karakter playboy or badboy. Huaaaaa… suka kutipan ini.

“Di dalam hidupku , memang melintas banyak wanita. Tetapi hanya seorang yang kuundang singgah di hatiku.” — Roy


Suka juga saat percakapan Ayahnya dengan Roy. Yang sebenarnya mereka tidak akrab malah terasa sangat hangat.

“Seharusnya dulu Papa memilihmu,” gumamnya setelah lelah tertawa.
“Papa tidak takut tambah stress, kalau tiap bulan ada gadis yang datang bersama orang tuanya menemui papa?,”
“Asal tidak datang bersama anak lelakinya.”
Mula-mula Roy tidak mengerti. Ketika dia menyadari itulah pertama kalinya ayahnya mengajaknya bergurau, dia tertawa sambil melelehkan air mata. (hal. 287)


Kayaknya Roy adalah karakter favorit saya disini deh ._.v hehehe. Dia jenaka tapi melelehkan (?)

Cumanya agak jijik sama Ray dan Boney dan cintanya. OMG! Ada Gay yang cintanya seteguh Ray dan Boney. Setia banget mengalahkan pasangan normal :O

Endingnya kesian ya ._. nggak tahu sad or happy. Ada yang mati dan tidak saling memiliki ._. tapi kedua saudara kembar itu tetap mendapat hikmahnya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

The Montage of My Books Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review