Tampilkan postingan dengan label Erotica. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Erotica. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Januari 2014

[Review] Tangled - Emma Chase

Diposting oleh Fhily Anastasya di 01.45 0 komentar

Title of Book:Tangled
Author: Emma Chase
Publisher: Omnific Publishing
Pages: 256
Published: May 20th 2013
ASIN: B00CW665VI
Genre: New Adult, Erotica


Sinopsis :
Drew Evans is a winner. Handsome and arrogant, he makes multimillion dollar business deals and seduces New York’s most beautiful women with just a smile. He has loyal friends and an indulgent family. So why has he been shuttered in his apartment for seven days, miserable and depressed?

He’ll tell you he has the flu.

But we all know that’s not really true.

Katherine Brooks is brilliant, beautiful and ambitious. She refuses to let anything - or anyone - derail her path to success. When Kate is hired as the new associate at Drew’s father’s investment banking firm, every aspect of the dashing playboy’s life is thrown into a tailspin. The professional competition she brings is unnerving, his attraction to her is distracting, his failure to entice her into his bed is exasperating.

Then, just when Drew is on the cusp of having everything he wants, his overblown confidence threatens to ruin it all. Will he be able untangle his feelings of lust and tenderness, frustration and fulfillment? Will he rise to the most important challenge of his life?

Can Drew Evans win at love?

Tangled is not your mother’s romance novel. It is an outrageous, passionate, witty narrative about a man who knows a lot about women…just not as much as he thinks he knows. As he tells his story, Drew learns the one thing he never wanted in life, is the only thing he can’t live without.

Review:

“If a guy who you just met at a club calls you baby, sweetheart, angel, or any other generic endearment? Don’t make the mistake of thinking he’s so into you, he’s already thinking up pet names. It’s because he can’t or doesn’t care to remember your actual name.”
I like Drew’s slapping statement like that, waks. In fact, many girls feel special when someone called her like that. Hahaha. Drew Evans is hot, self-centered, spoiled, handsome, rich, and seducer. Have an extreme sex-life. No one can reject him. No one! Just in a single smile, he can make every girl feels special and fallin’ down into his big-asshole. In one week, he can fuck with ten different girls. It’s a normal life for him. In a Saturday night. When his “normal life” goes. After “blow job” by the luscious redhead. In a hottest club at New York City. He met someone who can get his attention. He wants her right away. Her hair is long and dark and shines even in the dim light of the club. She’s wearing a red backless dress—sexy but classy—that accentuates every perfectly toned curve. Her mouth is full and lush, with lips begging to be ravished. And her eyes. Sweet fucking Christ. Her eyes are large and round and endlessly dark. Katherine—Kate Brooks is an intelligent and ambition. Have a new Job on John Evans’ firm—Drew’s Father. Already engaged with Billy Warren. And holy-crap-fuck-damn-it she is the girl in a club who Drew wants into her. But he have rules—standards, you might say. One of them is no screwing around at the office. He don’t shit where he eats, He don’t fuck where he works. It’s unprofessional—according to him. But how about Kate Brooks? HE WANTS HER! How about the rules? */eyebrows/*
"The thing women don’t understand is that a guy can want one woman and still fuck another one. Hell, a guy could love a woman and still fuck ten others. It’s just the way it is."
...
Maybe you’ll understand my point of view if I put it this way. You brush your teeth, right? Well, suppose your favorite toothpaste is Aquafresh. But the store is out. All they have is Colgate. What are you going to do? You’re going to use the Colgate, right? You may want to brush with Aquafresh, but when all is said and done, you use what you have to keep those pearly whites clean. See my way of thinking? Good.

Then, what if “WANT” as time goes turn into “LOVE”?

“Love makes you do some stupid shit.”
***

Entah kenapa saya begitu menikmati membaca yang satu ini. Ah, Drew Evans is a craving men. FALLING-DEEP-DOWN-IN-LOVE WITH DREW! Cara penulisannya juga yang witty membuat saya ingin melanjutkannya membaca sampai selesai. Dan saya benar-benar jatuh cinta pada karakter Drew. Nggak cuma itu, saya juga menyukai dengan karakter Kate. Keduanya terasa sangat pas. Drew yang self-centered dan embel-embelnya. Kate yang ambisius dengan embel-embelnya.

Women fall in love quicker than men. Easier and more often. But when guys fall? We go down harder. And when things go bad? When it’s not us who ends it? We don’t get to walk away.

5/5 Stars :D

Rabu, 17 April 2013

[Review] Sarah's Surrender - Lynda Chance

Diposting oleh Fhily Anastasya di 20.30 2 komentar
Title of Book: Sarah's Surrender
Author: Lynda Chance
Publisher: Kindle Edition (E-Book)
Genre: Erotica
English Novel


Sinopsis :
John Garrett is a cynical multi-millionaire who is rarely denied anything he wants, until the day he meets Sarah McAlister. Sarah's been hurt in the past and everything about the brooding rancher sends her defenses on high alert. She tries her best to stay out of his path, but his relentless pursuit makes him all but impossible to resist.

Review:


John Garrett dan Sarah McAlister sama-sama mempunyai masa lalu percintaan yang suram. John menemukan isterinya selingkuh dengan rekan bisnisnya sendiri. Dua orang yang sangat dekat dengannya. Walau akhirnya isteri John itu meninggal. Sedangkan Sarah juga mengetahui kalau suaminya selingkuh semasa kehamilannya―mungkin sebelum itu juga. Itu menjadi masa kehamilan yang sangat berat untuk Sarah dan membuat dia keguguran. Kemudian dia ditinggalkan oleh suaminya dengan kejam.

Takdir mempertemukan mereka disebuah pomp bensin. Dari awal pertemuan mereka John merasakan dorongan seksual terhadap wanita yang berada dihadapannya saat itu.
John disini juga digambarkan tampangnya bisa membuat kaum Adam iri.

Menyadari ketertarikan itu, John jadi ingin mengetahui gadis di hadapannya itu. Setelah tahu namanya Sarah. John tetap masih ingin tahu nama belakangnya. Cukup lama John menanyakan sampai akhirnya gadis itu menyebutkan. Sarah McAlister. Hasrat untuk mendapati Sarah ditempat tidur membuat John semakin penasaran. Sampai dia benar-benar harus mengurungkan niatnya karena Sarah mengaku dia telah bertunangan! Dan… John buka tipe orang yang tidur dengan wanita yang menjadi milik pria lain.

Takdir kembali mempertemukan mereka di Cut-n-Shoot. Saat gadis dengan kaki yang jenjang dan celana ketat pendek berenda―walaupun tidak terlalu pendek dari wanita di sekitarnya, diperhatikan oleh John. Seperti biasa hasrat seksual itu tumbuh lagi. Tapi, setelah dia tahu kalau itu Sarah! Dia geram! Wanita itu kembali menghancurkan fantasinya. Ditengah kegeraman itu dia malah mencium wanita dengan rambut merah yang kemudian diperhatikan Sarah dengan rasa jijik.
John membekap Sarah saat berada di restroom. Dia kemudian mencium Sarah di situ. Sarah tidak terima.

“Don’t you dare kiss me with the taste of her still in your mouth!”

Dan John meminta penjelasan tentang pertunangan Sarah. Karena dia anggap Sarah berbohong. Wanita itu tidak mengenakan cincin tunangannya. Tapi Sarah memberi alasan kepadanya. Tunangannya bernama Randall yang tinggal di Dallas.
One kiss. One goddamn kiss was all he’d gotten before she’d run.
John tidak pernah diperlakukan wanita seperti itu. Bahkan tidak ada yang menolaknya. Tapi itu membuat John tidak berhenti untuk berusaha mendapatkannya.

Takdir lagi-lagi mempertemukan mereka. Sarah tidak tahu John adalah Phillip Johnson Garrett. Donatur untuk mendanai panti jompo Top Hill, karena John adalah seorang multi-miliarder. Mereka bertemu saat Sarah datang ke kantornya untuk Top Hill. Dari situ John tahu kalau Sarah adalah seorang educater yang tinggal dan bekerja di Dallas. Dan hanya menghabiskan musim panasnya disitu. Akhirnya John merencanakan untuk membicarakan semuanya nanti malam. Awalnya, Sarah menolak. Tapi sekuat apapun dia menolak John lebih kuat.

John menjemput Sarah. Kali ini Sarah sudah memakai cincin dan membuat John geram. Ia mau Sarah menjadi miliknya! Bukan orang lain! Dia harus melepaskan cincin itu.

He released her breast and Sarah whimpered from the loss of the caress. He pulled her left hand between them and as he lifted his mouth away from hers, he began to take the ring from her finger.
Her hands trembled and she tried to make a fist. But she couldn’t do it, her energy was gone, her hands shaking so much she couldn’t control them.
“Give me the ring, babe,” he cajoled. “You don’t belong to him.” He looked down between them, and pried her fingers apart. The ring was not as tight as it should be, and it slid off her finger with ease.
He held it between his fingers in front of her face as if in question. Sarah licked her dry lips and watched him warily, her body shaking.

Sarah memutuskan pertunangannya dengan Randall setelah kejadian malam itu. Dia yang menceritakannya pada sahabatnya, Jaime. Membuat Jaime bersyukur karena dikiranya Randall adalah Gay.

“I don’t care if he’s gay or not. Just sayin’ that gay men don’t make the best husbands.” She paused and then altered her statement. “For women, anyway.”

Tapi ketika mendengar, cerita tentang John Garrett dari Sarah yang tadi malam keluar dengannya. Kencan yang bukan kencan. Jaime jadi menceritakan kepada Sarah gossip tentang John. Dan memperingatkan dia agar menjauh dari John.

Tapi bagaimana jika hasrat seksual mendorong mereka untuk lebih mengenal jauh lagi? Untuk menyelami masing-masing diri mereka. Yang sama-sama mempunyai masa lalu yang tidak menyenangkan?

***

Saya baca versi e-book sih. hehehe

Sebenarnya dari ceritanya, nggak terlalu erotis-erotis amat-lah hampir mirip-mirip HQ gitu. Kayaknya lebih ke HQ deh. Selain cover-nya dan John sebagai alpha male. Tapi adegan-adegan erotisnya nggak amat-lah. Sama-sama mempunyai masa lalu yang tidak menyenangkan bersama Monica―mantan isteri John dan Greg―mantan suami Sarah. Membuat karakter bertolak belakang terbentuk ala mereka. Sarah yang trauma dan John sebaliknya dia malah bermain dengan banyak wanita.
Walaupun Sarah tahu dia akan takluk juga pada John. Tapi dia sengaja memperlambat John.
John yang penasaran. Semakin terangsang untuk mendapatkan Sarah. Usaha-usahanya itu. Sampai akhirnya mendapatkan Sarah juga.

He lifted one hand from beside her head and clamped his fingers around her jaw. “Game over, Sarah,” he said in a darkly controlled voice. He took another stroke and slammed back into her, only to still again. “I win. Understand me?”

Tapi, hasrat John tidak sampai situ saja. Karena waktu pertama kali have –sex Sarah menyuruh John untuk mengenakan kondom. Walaupun Sarah juga sudah menggunakan kontrasepsi juga.

“Because I’m not sleeping with every woman you’ve ever had sex with!”

Dan untuk pertama kalinya John punya hasrat pada seorang wanita―setelah ia mendapati isterinya selingkuh―untuk berhubungan seks tanpa kondom. Dan itu hanya pada Sarah!

Saya suka epilognya by the way. Cuma berasa terlalu cepat aja sudah epilog. Kan ceritanya Sarah mengalami D & C setelah keguguran yang membuat kemungkinan dia tidak bisa punya anak lagi. Tapi kok, disitu epilognya anaknya hampir 2. Hahaha.
Kan masih pengin diceritain habis kejadian yang Sarah mau pulang ke Dallas, dihotel itu.

3.5/5 stars :)


Selasa, 16 April 2013

[Review] Naked - Raine Miller

Diposting oleh Fhily Anastasya di 16.33 0 komentar
Title of Book: Naked (The Blackstone Affair #1)
Author: Raine Miller
Published: Raine Miller Romance (Kindle Edition)
Pages: 208
Genre: Erotica
English Novel



Sinopsis :
Brynne Bennett is living the good life. An American art student at the University of London and part-time photographic model, she’s putting her life back on track with school and lots of hard work. When ultra successful London businessman, Ethan Blackstone, buys her nude portrait, he isn’t taking ‘no’ for an answer. He wants Brynne in his bed and makes plans to keep her there no matter what. His dominant nature captivates and ensnares despite the demons she carries inside her. But there are secrets in this relationship. Huge ones. Can Ethan free Brynne from the past that has marked her? Will Brynne let him or will the specters tormenting her resurface to destroy them both…

Review:


Loved this quote from Ethan Blackstone:

“I want to be with you so badly right now. I want to take you home with me, and put you in my bed and have hours and hours with your body wrapped up in mine to do with as I wish. I want to have you there in the morning so when we wake up I can make you come, saying my name. I want to drive you to work and pick you up when it’s time to leave. I want to go to the shops with you and buy food we can cook for dinner. I want to watch some crap TV show and have you fall asleep against me on the couch so I can watch you and hear you breathing.”


Brynne adalah seorang mahasiswa yang bekerja sampingan sebagai model kepada temannya. Dia punya masa lalu yang ingin dilupakannya. Awal mula ketika Brynne di foto 'naked' dan fotonya itu dibeli oleh Ethan Blackstone. Melihat foto itu Ethan jadi ingin memilikinya --Diatas tempat tidur--. Dari penawaran antar pulang yang ditawarkan Ethan pada Brynne. Pada saat itu pikiran Brynne juga sudah dirasuki oleh betapa hot-nya Ethan. Dari situlah awal mereka saling mengenal dan.... namanya erotica tetap berakhir di tempat tidur. Cuma herannya kan Brynne ini kayak korban pelecehan di masa lalu. Tapi kenapa dengan mudahnya tidur dengan Mr. Blackstone itu? Apa karena dia juga mengingikannya dari awal ._. Namun setelah melakukan seks dan diajak Ethan menginap di rumahnya mimpi buruk itu datang lagi. Dia tidak mau menginap, Ethan memaksanya dan tidak mau mengantarnya pulang. Jadi dalam keadaan masih basah Brynne nekat keluar dari apartemen dan pulang.
Merasa terdesak dengan kenyamanan yang ditawarkan Ethan pada tubuhnya. Brynne ini konsultasi dengan Dr. Roswell. Sampai Dr. Roswell memberinya obat untuk tidur -_-
Well, si Brynne janjian lagi sama Ethan bahkan sampai ke kantornya. Trus jadilah gara-gara obat yang dikasih Dr. Roswell itu dia berani memutuskan menginap di apartemennya Ethan. Tapi di jemput oleh Neil yang merupakan supir Ethan. Dan sepertinya dia menguntit Brynne. Bdw, suka sama sms-annya Ethan - Brynne ._. Ethan kayak melindungi Brynne banget (tapi ada alasannya sih pas di akhir cerita si Ethan kenapa melindunginya). Dan akhirnya... si Brynne nginap deh di apartemennya Ethan, having sex, of course dan menyadari kalau dia jatuh cinta pada Ethan.
Tapi... ternyata... Ethan punya rahasia... selama ini... kenapa dia terkesan melindunginya. Jadi ceritanya si Ethan masih ada di 'dalam' Brynne ketika ada telepon tapi nggak dijawab Ethan dan masuk ke pesan suara pake speaker lagi. Nggak tahunya itu ayahnya Brynne dan terbongkarlah rahasia kalau Ethan itu disewa ayahnya untuk melindungi Brynne. Ayahnya marah-marah karena dia bukannya melindungi malah menidurinya. Si Brynne merasa dibohongi. Tapi Ethan ngaku-ngaku dia jatuh cinta pada Brynne. Jadi Brynne menyuruh Ethan keluar dari tubuhnya. Dan dia kembali meninggalkan Ethan udah nggak peduli dengan celana dalamnya dan lain sebagainya. Dia sudah sakit hati karena Ethan berbohong. Walaupun Ethan berkata akan tetap melindunginya. Si Brynne tetap niat lupain Ethan walaupun dia tetap tahu tidak akan pernah bisa melupakannya.

Lumayan suka-lah hihihi suka sama Ethan-nya :p
Keren ya dipanggil Ethan my beautiful american girl (?)
Brynne-nya rada-rada labil gimana gitu. Mungkin gara-gara korban pelecehan sih... tapi... tetap nggak suka karena dia terlalu mudahnya ditiduri oleh orang yang baru dikenalnya. Dan sebagai korban pelecehan yang 'rela' di foto naked berasa gimana gitu ya.

3.5/5 stars :)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

The Montage of My Books Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review