Tampilkan postingan dengan label Christian Simamora. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Christian Simamora. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 April 2014

[Review] Shit Happens: Gue yang Ogah Kawin, Kok Lo yang Rese?! - Christian Simamora & Windy Ariestanty

Diposting oleh Fhily Anastasya di 18.15 0 komentar
Judul Buku: Shit Happens: Gue yang Ogah Kawin, Kok Lo yang Rese?!
Penulis: Christian Simamora & Windy Ariestanty
Penerbit:GagasMedia
Tebal: 310 halaman
Genre: Romance, Humor
Novel Indonesia

  Sinopsis :
Shit does happen in their life. But, still, life must goes on….Lula, Sebastian, dan Langit. Tiga orang lajang yang hidup di kota besar bernama Jakarta dengan profesi berbeda. Jurnalis, penulis, dan editor. Love their life much, so damn proud of themselves, boast their freedom of life as an individual.

‘till one question ruins their [un]perfect life.

Lula : I have a good job, I’m pretty, and, believe me, I’m not an airhead Paris-Hilton-like girl. I’m all what men need. Tapi, kenapa nggak ada cincin di jari manis gue?

Sebastian : Mangoli (nikah)… cuma itu yang ada di pikiran Mama akhir-akhir ini. Katanya, menikah itu sumber kebahagiaan. Talk to yourself, Mom. Your marriage isn’t a picture of a happy life. Kenapa sih terus-terusan maksa aku nyari calon parumaen (menantu) dan menikah secepatnya?

Langit : We were a perfect couple. ‘till, I found his affair. Then, he left me. He chose his latest partner, not me. This is my question. WHY ?

So, this is not a story about perfect life. They just try HARD to make it perfect.

***

***



     “Memaafkan hanya persoalan waktu ya, Lex?,” — Langit ( hal 269)

    “Ternyata Ikhlas itu nggak sekedar memahami.” — hal 274

    “Memaafkan ternyata bisa menghancurkan racun-racun kenangan dari pikiran gue” — hal 275




Semacam Novel ini menceritakan tentang tiga sahabat Lula, Langit dan Sebastian. Tiga sahabat yang mempunyai tiga karakter yang berbeda ini di prolog menceritakan tentang 'adu mulut' nama 'Ilalang' yang akan diberikan Langit kalau dia punya anak nanti. Tapi malah dikatain Lula kalau Ilalang = Jembut dengan segala persamaannya. Dan membuat percakapan itu semakin panas antara Ilalang vs Jembut. 
Well, akhirnya mereka tetap mencari nama-nama yang bisa untuk laki dan perempuan tapi ujung-ujungnya tetap beralih ke Ilalang vs Jembut.
Lula diceritakan disini adalah yang paling cewek banget. Dia punya segala sesuatu yang dibutuhkan Pria. Namun, sampai saat ini belum nikah juga. Karena memang dia belum mau nikah dulu dengan segala tetek bengeknya. Suatu saat dia dikejar deadline harus menghadiri pernikahan mantannya. Si Rachmat dan calon isterinya Pecunita Yuanita. Dari mulai lovehappens.com sampai berujung pada friendster dia jabanin untuk mendapat partner hanya untuk pergi ke acara pernikahan mantannya itu.
Syiaaatt, adalah Dudi yang datang sebagai pangerannya menolongnya sebagai tambatan hatinya *caelah*. Sampai pesta tiba dan dengan bangga menggandeng Dudi. Setelah selesai pesta... ternyata semuanya tidak selancar yang diperkirakannya.
Bagaimana jika Dudi mulai membicarakan pernikahan? Mengatur kehidupannya setelah menikah nanti? Dan menginginkan anak SEPULUH??? Oh! Shitt!!!
Lain halnya dengan Sebastian, satu-satunya cowok diantara tiga serangkai ini, ditodong oleh mamanya untuk segera menikah. Tapi Gimana sih mama ini?? dia baru menertawakan temannya yang akan menikah. Cowok itu kalau sudah menikah artinya dia sudah kalah! Itu prinsipnya.
Tapi sesuatu membuat hidupnya risi ketika Lula menyebut dirinya "Gay". Penasaran, dia coba mengecek kejantanannya. Tidak perlu dengan "melakukan sex dengan wanita kan" untuk menentukan dia gay atau nggak. Akhirnya dia memutuskan untuk mencobanya lewat sebuah situs online dan... hasilnya dia... 72% Gay gara-gara lelaki dengan celana dalam hitam yang seksi dan perempuan dengan underwear shocking purple yang norak abis.
Menyadari ternyata dirinya mulai "sakit Gay" akhirnya, dia mencari cara untuk agar "sakit Gay"-nya ini tidak berkembang biak.
Adalah Agnes seorang gadis yang konon menyukainya sewaktu SMA dimanfaatkannya untuk obat penawar sakit gay-nya itu. Awalnya mulus, namun seseorang bernama Steve muncul. Membuat semuanya sia-sia. Membuat dia lebih terjerumus dalam 'penyakitnya' itu. Sehingga dia memutuskan Agnes hanya untuk Steve. Namun bagaimana jika Steve tidak sesetia yang diperkirakannya? Bagaimana jika Sebastian mengaku bahwa dia Gay? Bagaimana jika dia diasingkan dari keluarganya? Oh!! Double Shitt!!
Satu lagi, adalah Langit. Langit adalah yang jenis kelaminya tidak jelas diantara mereka bertiga. Apalagi sewaktu buat KTP dia malah mencoret jenis kelaminnya dan mengisinya dengan bulat. gue belum menentukan jenis kelamin gue. Begitulah katanya. Dia juga yang dengan tegas mengatakan dia tidak menikah bahkan kepada keluarganya.
Suatu ketika dia menerima undangan di e-mail-nya. Undangan yang pernikahan dari mantannya Dean. Dean akan menikah. Sebenarnya, dia juga trauma dengan kisah masa lalunya dengan Dean yang lebih memilih laki-laki dibanding dirinya. Wait, sebelumnya... Langit ini perempuannya. Yap, mantannya itu Gay. Dan akan menikah dengan laki-laki juga haduuuh. Langit sangat kaget juga pas Sebastian mengakui kalau dia juga "Gay". Tentu saja dia teringat kembali akan kisah itu. Kisah masa lalunya dengan Dean.
Adalah Alex, sahabat Dean yang ada di samping Langit saat Dean memutuskan untuk lebih memilih June dibandingkan Langit. Dialah yang menyuruh Langit untuk tetap mempertahankan Dean. Dan dia juga yang kini berada di samping Langit saat menghadiri pernikahan June dan Dean. Malam itu dia sadar akhirnya betapa hot-nya Alex itu. Dan ditambah lagi... Alex mulai jago nge-speak.
Jadi? Akankah Langit menentukan pilihan gender-nya?? Jika dia belum bisa melupakan kenangan masa lalunya? Oh!! Triple Shitt! :p

***

Pertama-tama... mau berterima kasih dulu, karena buku ini saya akhirnya nemu ayat Alkitab yang saya cari-cari tentang Gay. Soalnya waktu ada topik Obama sudah menghalalkan pernikahan sesama jenis di amrik ada yang bilang katanya ajaran Kristen begitu and well, yeaaah... Roma 1:27 ternyata yang menentang perkawinan sesama jenis. So, Alkitab juga melarang!
Oke kita tinggalkan tentang SARA dan O'ot ini.
Disini banyak buka-bukaan tentang sex. Apalagi 3 sahabat ini pembicaraannya memang sekitar situ-situ.
Kalau mereka bertemu pasti bahasnya kebanyakan tentang gituan haduh.
Ada part yang bikin saya ngakak XD. hahahaha.
Tapi ceritanya kok gantung yah ._. Lula sama Sebastiannya nggak jelas. Yang agak jelas cuma Langit.  Hawwwhh... Jadi suka deh sama cowok semacam Alex, sweet gitu deh. Dia yang akhirnya bisa membuat Langit menentukan pilihan gender-ny.


3/5 stars

Selasa, 16 April 2013

[Review] Good Fight - Christian Simamora

Diposting oleh Fhily Anastasya di 09.06 0 komentar
Judul Buku: Good Fight
Penulis: Christian Simamora
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 514 Halaman
Genre: Mainstream-Romance
Novel Indonesia




Sinopsis :
Dia tak benar-benar mencintaimu, kau dan aku sama-sama tahu itu. Dibawakannya kau bunga, tetapi bukan kesukaanmu. Digenggamnya jemarimu, tetapi tidak cukup mesra. Dia mencium bibir indahmu, lalu cepat-cepat menyudahinya.

Puaskah kau dengan cinta seperti itu? Sampai kapan kau terus duduk di situ, menunggu dia berbalik menginginimu?

Berhentilah mengabaikanku. Tak bisakah kau memberiku kesempatan juga? Lirik aku sebentar saja. Dengarkan aku sebentar saja. Biar aku buat kau percaya, hanya aku yang bisa membuatmu bahagia.

Hanya aku—bukan dia.

Review:


"Saat memutuskan buat jatuh cinta, lo juga membuka kemungkinan cinta kelak akan berbalik nyakitin lo" - Page 373


Teresia dan Jethro Liem adalah 'teman kantor' sekaligus musuh bebuyutan mereka dua orang yang paling tiada hari tanpa adu mulut jika bertemu. Tere yang gampang emosi, Jet yang santai menanggapinya tapi selalu berhasil membungkam Tere.
Namun dibaliknya Tere dan Jet ternyata senasib sama-sama menjadi orang ketiga. Tere berpacaran dengan Indra yang notabene adalah 'tunangan orang yang bernama Ata, Putri Solo' dan Jet mempunyai hubungan gelap dengan Nadine Sasongko 'isteri orang yang sedang sakit di Singapura'. 
Dan keduanya saling membongkar rahasia mereka saat pembicaraan di rumah Tere.
Kejadian lift macet gara-gara Jakarta black out yang membuat Tere dan Jet terjebak selama beberapa jam di dalam lift, sampai-sampai mereka berbicara tentang kematian -_-
Ya... didalam lift itu untuk pertama kalinya musuh bebuyutannya itu menciumnya a kiss not the kiss tapi berhasil membuat Tere bertanya-tanya... apa artinya?
Mulai dari saat itu, kedekatan demi kedekatan Jet dan Tere mulai. Kedatangan Fernanda Basuki yang adalah mantan Jet di pesta pernikahan Joshua dan Emmilia [Tokoh utama dalam Pillow Talk] sedikit membuat Tere cemburu karena katanya dia ingin menjodohkan Jet dengan temannya yang bernama Tiffany.
Singkat cerita beralihlah ke Pesta Nanda di apartemennya yang mengundang teman-temannya termasuk Tiffany. Tanpa Tere tahu bahwa itu cuma akal-akalan mereka membuat Tere cemburu. Mesra-mesraan di pantry, ciuman paksaan di balkon, berhasil membuat Tere panas sepanas-panasnya. Tanpa dia ketahui bahwa Tiffany adalah lesbinya Naya. Teman-temannya Nanda nggak ada yang beres-_-
Oke... setelah pesta itu. Jet dan Tere beruba statusnya jadi 'teman'... teman seranjang. Fall in lust love with him?-Tere page 219 
Seperti itu sampai Tere dan Jet resmi pacaran. Saat Nadine Sasongko, kembali dan dengan awkward-nya menemukan Tere dan Jet di kamar mandi sedang.... ehm. Tere diusir dengan keadaan half naked dan ngenesnya harus ganti baju di luar apartemen.
Jalan cinta Tere dan Jet ini agak complicated ditambah kehadiran Sammy, mantan pacar Tere. Saat Tere dan Jet putus!

***

Saya sangat menikmati cerita di dalamnya (buktinya saya rela-rela nggak tidur cuma buat baca cerita ini). Walaupun cerita ini agak terlalu banyak konflik dan nama-nama orang yang berseliweran dimana-mana. Tapi, saya ikut ngerasain nyeseknya Tere dan nyeseknya Jet. (Apalagi yang waktu Tere diusir dari apartemen, sumpah saya yang nyesek)
Nggak suka banget sama Indra!!!!! Nggak banget!!!!!!! juga sama Nadine!!! mereka berdua itu sama-sama egois!

Cuman sedikit yang typo sih kayak layar jadi layap di page 122. Dan yang mana yah ._. lupa tapi cuma sedikit emang.

"Jangan buru-buru bikin asumsi seserius itu. kenyataan seringnya berlaku sebaliknya" - Lisa page 310


"Jangan mengulangi apa yang sudah orang-orang itu lalukan ke kita" - page 363


"Kalau gue benar-benar mencintai lo, gue juga harus belajar melepaskan lo" - Jet page 476

4/5 stars :) 

Selasa, 26 Maret 2013

[Review] With You - Christian Simamora & Orizuka

Diposting oleh Fhily Anastasya di 20.42 1 komentar

Judul Buku: With You
Penulis: Christian Simamora & Orizuka
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 316 Halaman
Genre: Mainstream Romance
Novel Indonesia

Sinopsis:


365 hari dalam setahun,
24 jam dalam sehari.

Di antara semua waktu yang kita punya,
kau sengaja memilih hari itu.

keluar dari mimpi indah,
lalu hadir dalam hidupku...

sebagai cinta yang selama ini aku tunggu.

WITH YOU adalah Gagas Duet, novella dari dua penulis GagasMedia: Christian Simamora dan Orizuka. Keduanya mempersembahkan dua cerita cinta yang menemukan takdirnya dalam satu hari saja

****

Cinderella Rockefella & Sunrise adalah dua kisah dari dua penulis berbeda dengan cara penulisan yang beda pula. Yang satu genit-genit gimana gitu dan yang satunya mendayu-dayu nan kalem. Dan tepat untuk mewakili dua tokoh utama Cindy dan Lyla.

Kita mulai dengan...

Dua orang saudara yang sedang bercakap-cakap. Cindy & Lyla adalah sepupu. Dan saling menceritakan kisah masing-masing. Kisah mereka tentang sebuah hari.

Cinderella Rockefella

Cinderella Tan atau biasa dipanggil Cindy adalah model yang sudah mempunyai nama. Suatu ketika saat sedang ada acara pemotretan di majalah Mascara (jadi ingat Good Fight). Nah di situ dia bertemu dengan seseorang model juga yang oh-so-damn-hot. Gara-gara Kelly temannya yang membuat dia kesal karena mau-maunya sama suami orang dan gara-gara kancing kemeja yang dilepas cowok itu Cindy jadi punya pikiran-pikiran lust tentang cowok itu. Gak taunya ni cowok juga memang dari dulu tahu Cindy. Tapi... untuk dekat dengan Cindy dia rasa bagaikan memeluk bulan gitu. Singkat cerita hari itu juga si cowok nawarin dia buat dinner. Walaupun rada gimana gitu si Cindy akhirnya mau buat diajak dinner. Jere -si cowok- senang banget kan tuh akhirnya setelah sekian lama bisa dekat dengan Cindy. Well dari situ mereka mulai bercerita-cerita, awalnya Cindy rada malas-malas gitu. Tapi akhirnya pembicaraan mereka mulai cair dan mulai bercerita tentang kehidupannya masing-masing. Tentang pengalaman Jere waktu pertama kali terjun ke dunia modeling. Tentang mantan Cindy yang mengajak Cindy untuk ke jenjang yang serius tapi Cindy belum siap dan akhirnya mereka putus. Semua mengalir. Bahkan sampai Kelly datang dan 'agak' merusak suasanannya. Tapi akhirnya Kelly juga yang menyadarkan Cindy tentang perasaannya pada Jere yang secara ajaib hanya muncul dalam sehari? Dari situ dia tahu bahwa perkataan mantannya itu salah, dia bukannya belum/nggak akan pernah siap hanya belum menemukan orang yang tepat yang bisa membuat dia nyaman saat dia terbangun di sisinya...

Dilanjutkan dengan Lyla yang tidak menyangka ada sebuah hari yang magis seperti itu...

Sunrise

We're better separated. Kata-kata itu yang selalu terngiang dibenaknya. Lyla susah sekali untuk move on dari mantannya yang dipacarinya selama 4 tahun, Juna. Lelaki itu mulai berubah saat mereka masuk kuliah. Lyla adalah cewek yang cuek dengan penampilannya. Jadi, dia pikir mungkin pasti Juna merasakan perbedaan itu. Makanya dia mulai berubah. Jadilah hubungan yang dibangun selama 4 tahun itu kandas begitu saja. Untuk melupakan Juna, Lyla berniat pergi ke Karimunjawa untuk refreshing. Tapi... siapa sangka yang dia anggap sebagai babak baru dalam hidupnya saat matahari terbit. Malah mempertemukan dia dengan Juna lagi? Oh! Lyla lupa kalau di sana merupakan tempat impiannya dengan Juna karena mereka sama-sama mencintai laut. Siapa sangka juga niatnya untuk melupakan Juna malah diisi oleh lelaki yang ingin dilupakannya itu. Membuat dia dan Juna kembali mengoreksi perasaan masing-masing.
Dibawah matahari terbit kisah itu terukir...

***

Udah lama mau buat review tapi waktu itu gak mood nulis review (?) nah pas tadi ubek-ubek ternyata ini belum dibuatin review ya udah buat deh. Cerita ini mewakili dua karakter yang sangat bertolak belakang ala Christian Simamora dan ala Orizuka. Karakter Christian sama Orizuka terasa banget di Cindy dan Lyla juga Jere dan Juna. Tapi... pas abis baca Cinderella Rockefella yang ngerock banget pas di bagian tengahnya adegan Lyla dan Cindy lagi lalu masuk ke Sunrise berasa tiba-tiba dibanting dengan musik mellow bangeeet. Saya rada butuh waktu sedikit untuk menyesuaikan musik Rock ke musik Mellow harus gosok-gosok kuping dulu (?) #apabangetpengandaiannya. Cuma jujur rada terganggu sih dengan istilah inggris digabung-gabung Indonesia -_- berasa too much dari pada Good Fight (correct if I'm wrong). Padahal saya baca GF fine-fine aja dialognya kayak gitu ._. Cuma di CR ini rada kebanyakan (?) tapi saya tetap menikmatinya sih. Kalau Sunrise khas Orizuka bangetlah mendayu-dayu. Tapi kenapa? Saya ilfeel sama si Bolang a.k.a Juna itu? Kenapaaaaa? Apa karena gigi gingsulnya atau karena botaknya? -_- Mungkin karena dari fisik karena awal-awal disuguhi Jere yang hot-nya tiada tara kemudian disuguhi gigi gingsul Juna jadi berasa dibanting tiba-tiba gitu -_-.
Tapi saya tetap suka kok sama duet yang satu ini :) 3 and a half stars dibulatin 4 karena gak ada bintang setengah di sini ;)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...